|
|
|
|
|
| Sampoe Niet |
|
Di Aceh, ada ribuan perempuan yang menjadi kepala keluarga (pekka) akibat terjadinya konflik yang berkepanjangan. Sampai tahun 2005, ada 53 kelompok pekka yang sudah terbentuk dengan anggota lebih dari 1200 orang dan 3000 anggota keluarga yang tersebar di lima kabupaten yaitu Aceh besar, Pidie, Bireun, Aceh Timur dan Aceh barat Daya. Mereka mengembangkan simpan pinjam kelompok, lembaga ekonomi mikro dan usaha kecil. Video ini menggambarkan program pekka di Aceh.
watch
the trailer : windows
Media
Duration : 9,51"
Location : Aceh
Produser : Nani Z
Sutradara : Didit Haryadi
Bahasa : English
|
|
| |
| |
| Beudoeh |
|
|
Sejak 2001, Program Pemberdayaan
Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) telah dikembangkan
di 5 kabupaten di Aceh yaitu di Aceh Timur, Bireun,
Pidie, Aceh Besar and Aceh barat Daya. Lebih dari 100
perempuan kepala keluarga di daerah ini mengorganisir
dirinya, berjuang melawan kemiskinan akibat konflik
berkepanjangan dengan cara mengembangkan kegiatan sosial
ekonomi. Akan tetapi gempa bumi dan Tsunami pada 26
desember 2004 telah membunuh 13 anggota Pekka, menghancurkan
ratusan rumah dan ratusan sumber penghidupan mereka.
Yang tersisa hanyalah semangat untuk bangkit mereka
yang tidak pernah mati, berjuang dalam ketidakpastian,
seperti yang kami tangkap dalam video ini.
lihat
trailer : windows
Media
Durasi : 14,33"
Lokasi : Aceh
Produser : Adi Nugroho
Sutradara : Didit Haryadi
Bahasa : Indonesia
Teks : Inggris
|
|
| |
| |
Melawan Bayangan, Menenun Masa Depan
Strugling With Shadows Weaving a Future
|
|
|
Anas, Olin, dan Else adalah
tiga perempuan kepala keluarga dari Flores Timur, yang
berjuang dan bertahan hidup dalam tekanan kemiskinan,
adat budaya, dan nilai masyarakat. Mereka adalah korban
kebiasaan setempat yang memperlakukan perempuan secara
tidak adil dalam sistem perkawinan. Selain itu, kemiskinan
yang memotivasi kaum lelaki bermigrasi mencari penghidupan
di luar wilayahnya, yang akhirnya menjadi penyebab lain
tingginya angka kepala keluarga perempuan di wilayah
ini. Video ini memberikan sedikit gambaran tentang hal
ini.
lihat
trailer : windows
Media
Durasi : 12,47"
Lokasi : Nusa Tenggara Timur
Produser : Adi Nugroho
Sutradara : Anna Har
Bahasa : Indonesia
Teks : Inggris
|
| |
|
Menyemai
Benih di Padang Ilalang
Sowing Seeds in The Weeds Field
|
|
|
Jawa Barat yang pernah
menjadi lumbung beras bagi Indonesia juga terkenal sebagai
salah satu wilayah dengan angka kawin cerai yang tinggi.
Tradisi menganggap laki-laki sebagai kepala keluarga
yang akan menyelesaikan masalah kemiskinan, telah memotivasi
orang tua untuk mengawinkan anak perempuannya pada usia
muda. Perempuan sendiri juga rela menjalani beberapa
kali kawin cerai dengan harapan memperoleh kebahagiaan
pada perkawinan berikutnya. Padahal, pada kenyataannya,
perkawinan tidak selalu menjadi jalan keluar, seperti
yang dialami oleh Mumun, Cicah, dan Ilah.
lihat
trailer : windows
Media
Durasi : 08,59"
Lokasi : Jawa Barat
Produser : Adi Nugroho
Sutradara : Anna Har
Bahasa : Indonesia
Teks : Inggris
|
| |
|
Bertahan
di Tengah Badai
Surviving Amidst The Storm
|
|
|
Buton, salah satu wilayah
pelabuhan di Sulawesi Tenggara menjadi tempat pelarian
sebagian korban kerusuhan Ambon. Penduduk lokal umumnya
miskin, mereka bertani, berdagang, dan menanam rumput
laut. Wilayah yang miskin ini kemudian harus menanggung
beban berat dengan kedatangan pengungsi. Di lain sisi,
hidup sebagai pengungsi juga tidak mudah. Mereka harus
menyesuaikan kehidupan di wilayah baru dalam kondisi
yang serba sulit dan berbeda. Persoalan yang dihadapi
perempuan pengungsi lebih berat karena dia harus mengurus
seluruh anggota keluarganya dan mengatasi perasaan trauma
yang dialaminya, seperti yang dialami oleh Wa Dudu,
Wa Sahana, dan Wa Afiah.
lihat
trailer : windows
Media
Durasi : 12,25"
Lokasi : Sulawesi Selatan
Produser : Adi Nugroho
Sutradara : Anna Har
Bahasa : Indonesia
Teks : Inggris |
| |
|
Korban
Yang Tidak Dihitung
Uncounted Victims
|
|
|
Pemberlakuan Daerah Operasi
Militer (DOM) di wilayah Aceh selama lebih dari 10 tahun
menyisakan derita berkepanjangan di tanah rencong, Aceh.
Ribuan korban sipil dan militer terbunuh sia-sia. Salah
satu kelompok korban yang tidak dihitung adalah perempuan
dan anak-anak yang harus menanggung beban berat kehidupan
akibat terbunuhnya tumpuan keluarga; suami dan ayah
mereka. Video ini menceritakan kisah Aisyah Sabi, Suryani
Yusuf, Azizah adalah tiga orang janda korban yang harus
berjuang meneruskan kehidupan keluarganya seorang diri.
lihat
trailer : windows
Media
Durasi : 14,35"
Lokasi : Aceh
Produser : Adi Nugroho
Sutradara : Didit Haryadi
Bahasa : Indonesia
Teks : Inggris |
| |
|
Melupakan,
Memaafkan, dan Melanjutkan Kehidupan - Cerita Markonah
To Forget, To Forgive, and Continue Our Life-Markonah's Story
|
|
|
Konflik sosial antara
etnis Madura dengan Melayu di Sambas-Kalimantan Barat-yang
terjadi pada tahun 1999 hingga tahun 2000 telah mengakibatkan
jatuhnya ribuan korban dan terusirnya warga etnis Madura
dari tanah penghidupannya. Markonah adalah salah seorang
janda yang telah kehilangan suami dan dua anak laki-lakinya
dalam kerusuhan itu. Bagaimana kisahnya dalam bertahan
dan menemukan kembali kehidupannya setelah itu digambarkan
dalam video ini.
lihat
trailer : windows
Media
Durasi : 09,13"
Lokasi : Kalimantan Barat
Produser : Nani Zulminarni
Sutradara : Didit Haryadi
Bahasa : Indonesia
Teks : Inggris |
| |
|
Dari Bawah Akar Rumput-Perempuan Kepala Keluarga membangun Kekuatannya
Under The Grassroot-The women Headed Households are Building Their Power
|
|
|
Tidak kurang dari 6 juta
rumah tangga di Indonesia di kepalai oleh perempuan.
Mereka adalah: janda karena bercerai, suami meninggal
atau gugur dalam konflik bersenjata, suami pergi tanpa
kabar, suami kawin lagi, suami sakit permanen, ditinggalkan
laki-laki yang tidak bertanggung jawab setelah, lajang
yang menanggung kehidupan orang tua dan saudaranya.
Mereka umumnya miskin, penyintas kekerasan, terdiskriminasi
dan tersingkirkan dalam masyarakat. Pada tahun 2001
di gagaslah sebuah program pemberdayaan untuk mereka
yang diberi nama Program Pemberdayaan Perempuan Kepala
Keluarga (PEKKA).
lihat
trailer : windows
Media
Durasi : 14,15"
Lokasi : -
Produser : Adi Nugroho
Sutradara : Anna Har
Bahasa : Indonesia
Teks : Inggris |
| |
|
Bergerak Dari Garis Kemiskinan
Moving from The Poverty Line
|
|
|
Film ini menceritakan bagaimana proses pembentukan kelompok Pekka di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Para perempuan kepala keluarga dilatih oleh pendamping lapang untuk membentuk kelompok dengan manajemen
yang baik
lihat
trailer : windows
Media
Duration : 12,17"
Lokasi : Jawa Tengah
Produser : Nani Zulminarni
Sutradara : Didit Haryadi
Bahasa : Indonesia
Teks : Inggris |
| |
|
Potret Indonesia: dari kacamata perempuan kepala keluarga
Picturing Indonesia: through the eyes of women headed households
|
|
|
Fotografi ternyata menjadi
media pemberdayaan yang cukup efektif dalam Pekka. Film
ini menceritakan bagaimana seorang anggota kelompok
Pekka berlatih menjadi fotografer di wilayahnya. Dengan
kamera yang sederhana, dia mampu menghasilkan potret
kehidupan di sekitarnya yang menginspirasi masyarakat
luas.
lihat
trailer : windows
Media
Durasi : 09,29"
Lokasi : Jawa Barat
Produser : Adi Nugroho
Sutradara : Didit Haryadi
Bahasa : Indonesia
Teks : Inggris |
| |
|
Di Antara Dua Dunia (Perjalanan Pekka Ke USA)
Between The Two Worlds (The Journey Of Pekka to USA)
|
|
|
Pada bulan April 2004,
satu delegasi Pekka mengadakan perjalanan Ke Amerika
Serikat atas undangan Bank Dunia. Mereka membuat pameran
foto-foto yang selama ini telah mereka buat sendiri
di wilayah masing-masing. Kesempatan ini dimanfaatkan
juga oleh mereka untuk bertemu dengan organisasi perempuan
di Washington DC guna saling bertukar pengalaman dan
belajar tentang pemberdayaan perempuan.
lihat
trailer : windows
Media
Durasi : 31,07"
Lokasi : USA
Produser : Nani Zulminarni
Sutradara : Didit Haryadi
Bahasa : Indonesia
Teks: Inggris |
| |
|
"Saatnya Bicara"
Vol. 1: Banyak Persoalan Satu Pemecahan (Forum Wilayah)
Vol. 2: Saatnya Bicara (Forum Nasional)
"It's time to Speak Out"
Vol. 1: Many Problems One Solution (Regional Forum)
Vol. 2: It's time to Speak Out (National Forum)
|
It’s time to Speak Out
Many Problems One Solution
|
Setelah mengorganisir
diri lebih dari dua tahun, pada tahun 2004 Pekka di
berbagai daerah seperti Nanggroe Aceh Darussalam, Jawa
Barat, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi
Tenggara, dan Maluku Utara, telah mengadakan forum wilayah
sebagai arena membangun jaringan dan memperkenalkan
gerakan mereka pada masyarakat luas. Dengan mengusung
berbagai tema sesuai kondisi wilayah, forum ini telah
berhasil mengkonsolidasi Pekka dan membuat mereka diakui
keberadaannya.
lihat
trailer : windows
Media
Durasi Vol 1: 1:57,07"
Durasi Vol 2: 2:40,59"
Lokasi : Indonesia
Produser : Nani Zulminarni
Sutradara : Didit Haryadi
Bahasa : Indonesia
Teks : Inggris |
| |
|
PEUGOET (Bangun)
PEUGOET (Build)
|
|
|
26 Desember 2004, gempa
dan Tsunami menghantam Aceh. 171 161 orang meninggal
dan ratusan ribu mereka kehilangan harta benda termasuk
rumah dan sumber kehidupan. Empat bulan kemudian anggota
Pekka di Bireuen memulai kehidupannya kembali. Mereka
mulai lagi kegiatan ekonominya dan mereka membangun
kembali rumahnya.
lihat
trailer : windows
Media
Durasi : 10,30"
Lokasi : Aceh
Produser : Nani Zulminarni
Sutradara : Didit Haryadi
Bahasa : Indonesia
|
|
|