Beranda
Eror
  • Komponen tidak ditemukan

 

Panduan Keadilan Untuk Semua (Interactive)

Cari

PEKKA
Data Susenas Indonesia tahun 2007 menunjukkan bahwa jumlah rumah tangga yang dikepalai perempuan mencapai 13.60% atau sekitar 6 juta rumah tangga yang mencakup lebih dari 30 juta penduduk. Jika dibandingkan data tahun 2001 ketika PEKKA pertama digagas yang kurang dari 13%, data ini menunjukkan kecenderungan peningkatan rumah tangga yang dikepalai perempuan rata-rata 0.1% per tahun.
 
Kerja Kampung yang Diapresiasi Dunia
Senin, 01 Desember 2014 02:31

Nani Zulminarni meraih Global Fairness Award 2014

Nani Zulminarni, pendiri Program Pemberdayaan Kepala Keluarga Perempuan (Pekka), menerima penghargaan Global Fairness Award 2014 di Washington DC, Amerika Serikat (AS), Senin (24/11) malam. Pemilihan ini melalui riset yang memakan waktu lebih dari setahun, untuk melihat dan mengikuti pemimpin-pemimpin yang dianggap berkontribusi terhadap perubahan masyarakat marginal, khususnya untuk perubahan kehidupan.

Selanjutnya...
 
PEKKA Mengad Penyusunan Panduan Pelayanan Akses Identitas Hukum bagi Masyarakat Miskin
Kamis, 09 Oktober 2014 03:58

Akses masyarakat terhadap keadilan merupakan  salah satu hak sipil manusia, jaminan konstitusional dan menjadi tanggung jawab Negara.   Oleh karena itu akses masyarakat terutama masyarakat marjinal terhadap keadilan penting untuk difasilitasi oleh pemerintah.

Sejak beberapa tahun terakhir, Pemerintah Indonesia telah memberikan perhatian khusus pada akses keadilan bagi masyarakat miskin.  Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk penyelenggaraan perkara prodeo dan sidang keliling di lingkungan peradilan umum, peradilan agama maupun peradilan mahkamah syariah, guna memberikan kesempatan bagi masyarakat miskin untuk memperoleh keadilan yang sedang diperjuangkannya. Namun demikian, penemuan Seknas PEKKA (Sekretariat Nasional Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga) yang telah secara intensif bekerja di lapangan sejak tahun 2002, menunjukkan bahwa masyarakat miskin dan terpinggirkan masih tidak memiliki informasi tentang pelayanan ini dan juga tidak mengerti  bagaimana cara mengakses layanan ini.

Selanjutnya...
 
2014 Fairness Award Honoree Nani Zulminarni Featured in Indogo! Magazine, Article Chronicles Her Work Toward Women's Empowerment
Jumat, 07 November 2014 07:10

Nani Zulminarni, GFI's 2014 Fairness Award Grassroots Honoree, was featured in the most recent edition of IndoGo!, an Indonesian magazine that aims to educate and inspire local communities. The article illustrates Nani Zulminarni’s work toward women's empowerment, as well as her accomplishments in different organizations around the world. The Global Fairness Initiative is honored to present such an accomplished and impactful woman with the 2014 Fairness Award!

For an in depth description of Nani’s incredible accomplishments, check out the Indogo! article, which is featured below in its entirety.

Selanjutnya...
 
Aktivis Nani Zulminarni Dijagokan Jadi Menteri Pemberdayaan Perempuan
Senin, 08 September 2014 06:44

Jakarta - Tiga perempuan 'bersaing' di bursa seleksimenteri.com untuk menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Dari 3 nama tersebut, Nani Zulminarni muncul sebagai kandidat yang dijagokan. Seperti apa sepak terjang Nani?

Perempuan berusia 52 tahun ini adalah lulusan Institut Pertanian Bogor yang pernah bekerja di Pusat Pengembangan Agribisnis (PPA). Nani kemudian merintis Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) dan menjadi direkturnya pada tahun 1995. Perhatiannya terhadap masalah yang dialami perempuan kemudian berkembang saat ia mulai mengadvokasi para janda pada tahun 2001.

Selanjutnya...
 

LAPORAN HASIL SISTEM PEMANTAUAN KESEJAHTERAAN BERBASIS KOMUNITAS (SPKBK-PEKKA)

GALERI
Video Foto Laporan Buletin
Pekka dalam Berita