| |
| Geger Brajah (Semangat Belajar) |
| | | |
 Durasi : 10,07" Lokasi : NTB Produser : Siti Zamraini Aluthi Sutradara : Siti Zamraini Aluthi Bahasa : Indonesia Teks : Inggris Produksi: Lelani Production Lingsar–NTB November 2008 | | Video ini menggambarkan kegiatan belajar mengajar ibu-ibu Pekka melalui metode Keaksaraan Fungsional (KF) di Lingsar – NTB. Merupakan produksi pertama dari tim video komunitas Lingsar – NTB. |
| | | |
| Ina Puken Tula Tuen Lewotana (Perempuan Mengubah Dunia) |
| | | |
 Durasi : 13,56" Lokasi : Aceh Produser : Bernadete Deram Sutradara : Petronela Ina Duli Bahasa : NTT Teks : Inggris Produksi: Lolon Lae Production, Kelubagolit – NTT Nopember 2008 | | Video ini mengangkat sosok Petronela Peni, seorang perempuan pertama di daratan Flores yang menjadi kepala desa. Adat yang selama ini tidak menempatkan perempuan pada posisi yang setara dengan laki-laki, membuat perjuangan Peni dan kawan-kawannya sungguh berat. Namun perlahan, kepercayaan dan dukungan masyarakat kepada Peni yang seorang perempuan mulai terlihat. Sebagai Kepala Desa, Petronela Peni berusaha untuk membuat terobosan dalam hal penyederhanaan adat kematian maupun pernikahan yang selama ini memberatkan bagi warga yang tidak mampu. |
| | | |
Meureunoe Hana Eu Umue (Belajar tak Mengenal Batas Usia) |
| |

Durasi : 10,54" Lokasi : Aceh Produser : Ratnawati Sutradara :Ratnawati Bahasa : Aceh Teks : Indonesia Produksi: Kembang Production Aceh Pidie – NAD. Oktober 2008
| | Video ini merupakan produksi perdana dari tim video komunitas di Pidie. Menggambarkan semangat ibu-ibu anggota pekka dan masyarakat setempat untuk belajar membaca dan menulis melalui metode Keaksaraan Fungsional. Begitu dahsyat dampaknya ketika seorang ibu tua bisa membaca. Begitu juga semangat para pengajar KF yang tanpa pamrih, sabar dan penuh kasih dalam mengajarkan teman-temannya membaca dan menulis. |
| | | |
Ta Jaga Besare Aceh Lam Damai Jinoe Ngen Ukeu (Kita Jaga Perdamaian Aceh Mulai Sekarang dan Ke Depan) |
| |

Durasi : 6,53" Lokasi : Aceh Produser : Ornila Hanim Sutradara : Ornila Hanim Bahasa : Indonesia & Aceh Teks : Inggris Produksi: Irak Production Aceh Timur – NAD. Oktober 2008
| | Merupakan video produksi perdana dari tim video komunitas di Idi Rayeuk, Aceh Timur. Video ini mengangkat tema tentang perdamaian di Aceh pasca konflik serta bagaimana realita partai-partai lokal yang banyak berdiri di Aceh paska konflik. Video ini berusaha mengangkat apa yang dimaksud rasa aman bagi sebagian masyarakat Aceh. |
| | | |
Hana Ie Hanjeut Taudeep (Tak Ada Air, Tak Ada Kehidupan) |
| |

Durasi : 11,21" Lokasi : Aceh Produser : Nelly Agustin Sutradara : Nelly Agustin Bahasa : Aceh Teks : Indonesia Produksi: Sukma Production Aceh Besar – NAD. Oktober 2008
| | Video ini merupakan produksi perdana dari tim video di Aceh Besar. Mata pencaharian sebagian besar masyarakat di kecamatan Sukamakmur – Aceh Besar adalah bertani. Mereka sangat membutuhkan air untuk mengairi sawahnya. Karena hanya mengandalkan air hujan, mereka hanya bisa panen sekali dalam setahun. Mereka sangat membutuhkan saluran irigasi. Saluran yang ada sekarang kering, tidak ada air. Melalui video ini, tim video komunitas berusaha mengajak masyarakat untuk sama-sama memikirkan pemecahan masalahnya. |
| | | |
Kaween Loom (Kawin Lagi)
|
| |

Durasi : 10,17" Lokasi : Aceh Produser : Romlawati Sutradara : Keumalawati Bahasa : Aceh Teks : English Produksi: Jeumpa Production Bireun – NAD. Oktober 2008
| | Video ini berusaha menyoroti perilaku poligami sebagian kaum laki-laki di Bireuen – NAD. Poligami, sangat dekat dengan kekerasan dalam rumah tangga dan lagi-lagi korbannya adalah perempuan. Video produksi pertama dari tim video komunitas Bireun ini mencoba mengangkat realita poligami dan kekerasan terhadap perempuan. |
| | | |
Harga Sebuah Surat
|
| |

Durasi : 11,15" Lokasi : Karawang - Jabar Produser : Nunung Nurnaningrum Sutradara : Farida Bahasa : Sunda Teks : Indonesia Produksi: Lodaya Production Karawang – Jabar. Agustus 2008
| | Angka kawin cerai di Jawa Barat, khususnya di Kab. Karawang yang menjadi fokus dari video ini begitu tinggi. Kasus perceraian di pengadilan agama Kab. Karawang mencapai 50 – 60 kasus setiap bulannya. Angka itupun yang resmi tercatat di pengadilan. Celakanya sebagian besar masyarakat melakukan pernikahan maupun perceraian hanya melalui Amil atau di bawah tangan. Ketiadaan surat nikah maupun surat cerai berdampak buruk terhadap mereka, terutama perempuan. Mereka tidak bisa menuntut hak-haknya paska perceraian. Mereka hanya pasrah dalam ketidakmengertiannya. Video ini mengangkat kisah Acih, seorang perempuan yang mempunyai 8 orang anak dari 9 kali pernikahannya. Hanya satu pernikahannya yang dilakukan secara resmi melalui KUA. |
| | | |
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)
|
| |

Durasi : 5,02" Lokasi : Karawang - Jabar Produser : Petronela Ina Duli Bahasa : Indenesia Teks : - Produksi: Lolon Lae Production Kelubagolit – NTT. Agustus 2008
| | Video ini merupakan hasil praktek peserta pelatihan video komunitas yang dilakukan di Jakarta. Video ini mengangkat salah satu PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) di wilayah Kab. Karwang yang didirikan dari awal dengan dana swadaya. |
| | | |
Podium
|
| |

Durasi : 4,07" Lokasi : Karawang - Jabar Produser : Sitti Zamraini Aluthi Sutradara : Musinah Bahasa : Indenesia Teks : - Produksi: Lelani Production Lingsar – NTB. Agustus 2008
| | MCK masih menjadi masalah di sebagian masyarakat di kab. Karawang. Podium dimaksud, bukanlah tempat khatib atau pejabat berpidato, melainkan jamban pinggir kali. Masyarakat yang berada di pinggiran kali, umumnya menggunakan sungai sebagai tempat segala macam aktivitas, mulai dari mencuci, mandi dan buang hajat. Video ini merupakan hasil praktek peserta pelatihan video komunitas yang dilakukan di Jakarta. |
| | | |
Udeep di Lapak (Hidup di Lapak)
|
| |

Durasi: 6,35" Location : Aceh Produser : Keumalawati Sutradara : Wardiah Bahasa : Aceh Teks : - Produksi: Jeumpa Production Bireuen – NAD. April 2008 | | Video ini merupakan hasil akhir dari training video komunitas yang dilakukan di NAD. Video ini berisi tentang realita pedagang kakilima yang sering diusir ketika razia diadakan oleh Satpol PP. Ironisnya, setiap bulan mereka diwajibkan membayar pajak sebagai uang sewa tempat mereka berjualan. |
| | | |
Saboh Glah Ie Kupie (Segelas Air Kopi) |
| |

Durasi : 4,04" Lokasi : Aceh Produser : Nelli Agustin Sutradara : Arianii Bahasa : Aceh Teks : Indonesia Produksi: Sukma Production NAD April 2008
| | Video ini merupakan hasil akhir dari training video komunitas yang dilakukan di NAD. Bercerita tentang kebiasaan sebagian masyarakat di Aceh yang menghabiskan banyak waktu di warung kopi. Tim ini sedikit menggali pendapat dari seorang istri/ibu rumah tangga thd dampak dari kebiasaan tsb. |
Sikula Masa Depan Loen (Sekolah Masa Depanku) |
| |

Durasi : 6,14" Lokasi : Aceh Produser : Ratnawati Sutradara : Nurmala Bahasa : Aceh Teks : Indonesia Produksi: Kembang Production Pidie – NAD. April 2008
| | Video ini merupakan hasil akhir dari training video komunitas yang dilakukan di NAD. Menyoroti tentang realitas pendidikan di desa, kesadaran masyarakat akan pendidikan serta masalah-masalah yang dihadapi masyarakat dalam memperoleh akses pendidikan. |
| | | |
| |
Toeh Ek Koen Bak Tempat Droe (Buang Kotoran Sembarangan) |
| |
 Durasi : 3,16" Lokasi : Aceh Produser : Ratnawati Sutradara : Nurmala Bahasa : Aceh Teks : - Produksi: Irak Production, Idi Rayeuk – NAD. April 2008
| | Video ini merupakan hasil akhir dari training video komunitas yang dilakukan di NAD. Video ini mengangkat kebiasaan masyarakat yang sering buang kotoran sembarangan. Video ini berusaha menyadarkan masayarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan. |
| | | |